Sebuah kisah inspiratif & memberikan motivasi hidup.
"Ayah kandungku meninggal krn kanker paru-paru stadium akhir saat saya berusia 6 thn. Beliau juga meninggalkan Ibu & Adik saya yg masih berusia 2 thn. Sejak saat itu kehidupan kami se-hari² sangat sulit. Setiap hari Ibu bekerja membanting tulang di sawah hanya cukup utk menyelesaikan masalah perut saja.Saat saya berusia 9 thn, Ibu menikah lagi & menyuruh kami memanggilnya Ayah. Pria tsb adlh Ayah Tiri saya. Utk selanjutnya Beliau yg menopang keluarga kami.
Dlm ingatan masa kecil, Ayah Tiri saya seorang yg sangat rajin, Beliau juga sangat menyayangi Ibu. Pekerjaan apa saja dlm keluarga yg membutuhkan tenaganya akan Beliau lakukan, selamanya tdk membiarkan Ibu utk campur tangan.
